[Review] : Amazfit Pace, Smartwatch Keren Gak Bikin Kere

Kali ini saya akan membahas sebuah smartwatch produksi Huami, yaitu Amazfit Pace. Huami ini juga vendor rekanan
Xiaomi yang memproduksi Mi Band. Amazfit dibuat dari bahan keramik yang tahan gores dan air dengan sertifikasi IP67, jadi aman kalau dipake buat ujan-ujanan. Layarnya berukuran 1,34 inci dengan resolusi 300 x 300 pixel.

Sebenarnya Amazfit Pace ini lebih ke sport watch daripada smartwatch, berguna banget buat yang suka running atau
sepedaan. Jadi kalau jarang olahraga mending cari smartwatch lain, karena fitur-fitur yang ditawarkan mungkin akan
tidak terpakai. Amazfit Pace yang saya gunakan adalah Amazfit Pace versi ROM Global, keseluruhan sudah berbahasa Inggris dan sudah bisa di update OTA. Dengan kisaran harga 1,8 juta-an, sedikit lebih mahal dari versi ROM China.

Amazfit Pace

Spesifikasi (sumber)

  • Display size: 1.34” / 320×300 px
  • Type: Always-on transflective color LCD touch screen
  • Weight: 1.9 oz / 54.5 g
  • Processor: 1.2 GHz Core
  • Storage: 4GB Total (2.4GB available)
  • RAM: 512 MB
  • Connection: Bluetooth 4.0 / BLE + WiFi
  • Battery life: 5 days regular use / 11 days basic use
  • Water resistance: IP67, resistant to water and dust
  • Heart rate sensor: Optical (PPG)
  • GPS + GLONASS

Fitur (sumber)

  • Sports: Outdoor/Indoor Run, Trail Run, Walk, Outdoor/Indoor Bike, Elliptical.
  • Run Tracking: Track your runs and capture distance, time, pace, heart rate, calories, speed, cadence, max/avg
    moving pace, max/avg moving speed, max/avg cadence, altitude, elevation gain/loss, and min/max altitude.
  • Phone-Free Music: Connect wirelessly to Bluetooth earbuds, load up your music to the internal storage, and run phone-free.
  • GPS: Track your route and distance with built-in GPS.
  • Notifications: Receive notifications for incoming calls, messages, emails, and other apps.
  • Heart Rate: Optimize workouts with automatic heart rate monitoring and continuous heart rate tracking

Amazfit Pace menggunakan OS sendiri, tetapi tetap bisa terhubung dengan Android maupun iOS. Untuk Android , tersedia aplikasi Amazfit Watch yang bisa didownload di Play Store. Aplikasi ini juga bisa didownload di App Store bagi yang menggunakan iOS.

amazfit apps

Untuk menghubungkan jam dengan aplikasi , bisa menggunakan bluetooth. Dari aplikasi ini kita bisa melakukan beberapa pengaturan seperti pengaturan tampilan (Watch Faces) dan pengaturan lainnya.

Watch Faces

Selain itu kita juga bisa mensinkronkan data lari ke aplikasi Strava melalui aplikasi ini. Sampai artikel ini diposting, versi ROM terakhir adalah versi 1.3.4f. Untuk meng-update versi ROM, bisa menggunakan Wifi karena jam ini juga punya fitur untuk langsung terkoneksi dengan wi-fi. Ada banyak fitur-fitur baru yang ditambahkan dari saat pertama kali saya memakai jam ini. Misalnya fitur untuk membaca file .gpx yang cukup membantu buat kamu yang suka Trail Run.

Fitur ROM versi 1.3.4f :

  • Update GPS firmware to v3.12
  • Added Countdown timer
  • Track floors climbed through daily activities
  • New Backlight brightness level and mode settings
  • Added support to control media playback on the phone from Pace
  • Added “Night runner” and “1st generation: original” watchfaces
  • Added auto-pause option for outdoor running and cycling
  • Support high resolution mode in “I’m Runner” and “Night runner” watchface when wrist up is detected
  • Optimized heart rate and sleep tracking algorithms
  • Fixed inaccurate elevation output in certain sports types
  • Improved realtime speed in outdoor cycling
  • Fixed the issue of showing misaligned per mile marker and inaccurate pace when there’s pause during an outdoor activity
  • Optimized customized watch faces
  • Optimized system stability
  • Other bug fixes

Dari segi ketahanan baterai, jam ini mampu menyala selama 5-6 hari dalam keadaan stand by (mode jam, tanpa dipakai fitur sport nya ). Jika menggunakan mode sport (gps dan heart rate sensor nyala) mungkin hanya sekitar 2-3 hari (tergantung penggunaan).Pengalaman saya pernah menggunakan jam ini saat race Mesastila Peaks Challenge 2017 yang notabene saya finish hampir 11 jam, baterai yang tersisa masih sekitar 50-an persen dari awalnya 98%.

 

Trouble yang pernah saya alami

Selama memakai jam ini saya sempat mengalami beberapa masalah, yang untungnya masih bisa diatasi dengan cara
sederhana. Beberapa masalah yang pernah saya alami misalnya :

  • Tidak bisa di cas
    Awalnya sempat panik, karena jam saya tidak mau di cas. Padahal charger sudah terpasang dengan benar dan tidak ada masalah ketika digunakan untuk mengecas handphone. Setelah saya cek lagi, ternyata pin-pin yang ada di jam kotor ketutupan daki , haha. . 😀 . Setelah daki-daki yang menempel dibersihkan, jam kembali bisa dicas seperti biasa.

 

  • Perhitungan jarak bermasalah
    Jam ini juga memiliki fitur pilihan penggunaan satuan jarak. Jadi kita bisa memilih jarak diukur dalam Mil, atau
    Kilometer. Nah, pernah kejadian waktu itu saya baru mengubah satuan dari Mil ke Kilometer. Sewaktu digunakan lari, ternyata amazfit masih menghitung jarak dalam Mil. Setelah di PAUSE kemudian di RESUME lagi, jarak baru dihitung menggunakan Kilometer, hasilnya penghitungan jaraknya jadi ngawur. Solusinya, jika baru mengubah pengaturan dari Mil ke KM atau sebaliknya, ada baiknya direstart terlebih dahulu.

 

Kesimpulan

Selama pemakaian selama ini, saya cukup puas dengan Amazfit Pace. Dengan harga yang ditawarkan, kebutuhan saya sebagai pelari hore sudah terpenuhi dengan fitur-fitur yang disajikan Amazfit Pace. Satu-satunya kekurangan yang saya rasakan adalah resolusi layar yang rendah, walaupun di update ROM versi 1.3.4f sudah ada update fitur tambahan pengaturan tingkat kecerahan yang cukup membantu. Bagi pengguna jam ini, yang penting rajin membersihkan jamnya dari kotoran (red:daki) biar lebih awet.

 

Post Author: jadiapa

Suka menghayal

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz